Tindak lanjut Lesi Pra Kanker Leher Rahim dengan Krioterapi atau Metode Lainnya (dr. Pietra Apridtha)

Pontianak, 29 Sep[tember 2022

Metode terapi dengan menggunakan krioterapi adalah prosedur yang relatif mudah dikerjakan untuk manatalaksana lesi pra-kanker, dengan cara merusak sel pra-kanker serviks uteri dengan menggunakan gas karbondioksida (CO2) atau nitritoksida (N2O). 

Dasar metode krioterapi bahwa sel lesi pra-kanker akan rusak dan mati pada suhu di bawah -20˚C. Dengan menggunakan gas CO2 atau N2O selama 5 menit dapat menurunkan suhu serviks mencapai -60˚C s/d -80˚C. Metode krioterapi ini dapat dikerjakan di poliklinik karena tidak memerlukan pembiusan, prosedurnya mudah dan relatif aman. 

Dibandingkan dengan metode lain, metode krioterapi adalah metode yang paling tepat untuk suatu daerah/wilayah yang mempunyai sumberdaya terbatas, karena metodenya mudah dan murah, selain itu metode ini tidak harus dikerjakan oleh dokter tetapi dapat dikerjakan oleh bidan yang terlatih. Salah satu kelemahan dari krio terapi adalah kita tidak mendapatkan jaringan sample serviks untuk dilakukan pemeriksaan histopatologi untuk kepastian diagnosis.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pencegahan Infeksi dan Perlindungan Spesifik (Mardiana, SKM, MPH)

Kanker Leher Rahim di Indonesia (Mardiana, SKM, MPH)

Pencegahan Infeksi dan Perlindungan Spesifik (PL)